Kebijakan Perdagangan Internasional


Di samping memiliki manfaat, meluasnya hubungan perdagangan internasional antarnegara dapat mematikan industri dalam negeri yang baru tumbuh. Hal ini mendorong munculnya kebijakan perdagangan internasional. Kebijakan perdagangan internasional yang dianut tiap negara berbeda-beda. Ada negara yang menganut kebijakan perdagangan bebas (free trade), ada pula yang menganut kebijakan perdagangan proteksionis (perlindungan). Berikut adalah penjelasan kebijakan perdagangan internasional tersebut:

A. Kebijakan Perdagangan Bebas

Kebijakan perdagangan bebas adalh kebijakan perdagangan yang menginginkan kebebasan dalam perdagangan, sehingga tidak ada rintangan yang menghalagi arus produk dari dan ke luar negeri. Kebijakan perdagangan bebas berkembang dengan berpedoman pada ajaran aliran klasik (liberal) yang tidak menghendaki adanya rintangan-rintangan dalam arus perdagangan internasional.

B. Kebijakan Perdagangan Proteksionis

Kebijakan perdagangan proteksionis adalah kebijakan perdagangan yang melindungi industri dalam negeri dengan cara membuat berbagai rintangan (hambatan) yang menghalangi arus produk dari dan ke luar negeri.


0 Komentar